Willem Wandik (Wakil Bangsa Papua)

Beranda » Tak Berkategori » HeadlineNews: Beban Masyarakat Terkoreksi 58,77% Untuk Membayar Listrik

HeadlineNews: Beban Masyarakat Terkoreksi 58,77% Untuk Membayar Listrik

beban listrik masyarakat-1HeadlineNews (DEP PUPK DPP PD) – Kenaikan tarif TDL (tarif dasar listrik) akan terjadi secara terus menerus, disebabkan, kebijakan penerapan “tarif komersial/ adjustment tariff” oleh Pemerintah saat ini.

Persoalan Tarif Dasar Listrik (TDL) di hari ini, menyangkut dua aspek penting, pertama pencabutan subsidi 900 VA (dikonversi ke 1300 VA) dan kenaikan secara terus menerus tarif listrik komersial.

Pemerintah telah menetapkan kebijakan evaluasi penyesuaian tarif listrik komersial yang dilakukan setiap sebulan sekali. Sehingga berdasarkan skema Pemerintah, beban pembayaran pengguna listrik 900 VA akan terkoreksi hingga 58,77% hingga memasuki bulan Juli 2017 mendatang.

Kebijakan ini ternyata bertepatan dengan masyarakat Indonesia tengah mengalami inflasi tertinggi dibulan Ramadhan. Pemerintah, sepertinya tidak mau tahu dengan kondisi rakyatnya, yang tengah dicekik dengan naiknya harga kebutuhan sembako disepanjang bulan Ramadhan.

Para penasihat ekonomi Pemerintah tentunya sadar dengan konsekuensi kebijakan ini. Dan seperti yang diketahui, bahwa ambisi Pemerintah mengejar target mega proyek 35.000 MW listrik nasional, ternyata dipenuhi dengan cara perjanjian jual beli listrik dengan pihak swasta.

Beban subsidi listrik, yang katanya masih ditanggung oleh pemerintah, sejatinya hanyalah selisih kontrak jual beli listrik dengan tarif non komersial.

Pemerintah telah menjadikan APBN negara, sebagai tanggungan “kewajiban terutang” kepada pihak swasta, melalui skema utang ataupun subsidi (ilusi subsidi) yang ditujukan untuk menanggung beban bisnis pengusaha penyedia power plant (bukan beban masyarakat Indonesia).

Belum lama APBN 2017 disahkan, justru menjelang 3 bulan pertama di tahun 2017 (januari – maret), beban pembiayaan utang pemerintah selama periode bulan itu telah mencapai 187 Triliun (current pembiayaan APBN).

Angka ini jauh lebih besar 67,91% dari anggaran transfer Pemerintah Pusat untuk keperluan dana operasional desa.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: